Treatment Laser untuk Kulit: Manfaat, Jenis, dan Efek Samping - Ekles Clinic | Klinik Kecantikan, Perawatan Wajah, Treatment Wajah

Treatment Laser untuk Kulit: Manfaat, Jenis, dan Efek Samping

Treatment laser untuk kulit sedang sangat populer saat ini. Salah satu alasannya adalah perawatan kulit jenis ini memiliki banyak kelebihan. Selain itu, ada berbagai jenis perawatan laser untuk kulit yang bisa Anda pilih. Cari tahu lebih banyak mengenai penggunaan laser untuk perawatan kulit termasuk manfaat, jenis, dan efek sampingnya pada artikel berikut ini.

Jenis-Jenis Perawatan Laser 

Ada beberapa jenis perawatan laser yang bisa Anda pilih berdasarkan kondisi kulit dan area yang akan dilakukan “perbaikan”. Perawatan ini biasanya berlangsung sekitar 30 menit sampai 2 jam saja, bergantung besar dan dalamnya area kulit yang akan dilaser. Secara garis besar, perawatan laser dibagi menjadi 2 jenis:

  1. Laser Ablatif

Perawatan laser jenis ini juga disebut wounding laser karena melibatkan perlukaan pada kulit. Tujuan dari pembuatan luka baru dengan laser ablatif adalah untuk membantu kulit memproduksi kolagen. Sinar laser yang mengenai kulit akan membuat sel-sel mati pada lapisan terluar mengalami pengelupasan yang pada akhirnya menstimulasi pembentukan kolagen. Itulah alasannya kulit baru yang terbentuk setelah perawatan laser ablatif menjadi lebih kencang dan halus.

  1. Laser Non-Ablatif

Perawatan laser non-ablatif juga dimaksudkan untuk membantu kulit membentuk kolagen. Akan tetapi, tidak seperti laser ablatif, laser non-ablatif tidak melibatkan perlukaan dalam prosesnya. Karena relatif tanpa luka, perawatan laser jenis ini cenderung lebih ringan dan proses pemulihannya juga lebih cepat. Akan tetapi, prosedur ini memakan waktu lebih lama jika dibandingkan dengan laser ablatif.

Saat menggunakan laser non-ablatif, ada beberapa jenis perawatan yang bisa Anda pilih.

  • Laser CO2

Laser CO2 banyak dipilih oleh pasien untuk menghilangkan noda hitam pada wajah. Selain itu, metode ini juga dianggap efektif untuk mengatasi keriput dan menghilangkan kutil.

  • Laser Pulsed-Dye

Jika Anda mengalami masalah kulit seperti hiperpigmentasi, rosacea, pecah pembuluh kapiler, atau kulit kemerahan, laser pulsed-dye bisa menjadi salah satu pilihan perawatan yang cocok. Metode ini bekerja dengan cara menghangatkan kulit. Selain itu, laser pulsed-dye juga akan menyerap pigmen yang menjadi penyebab kulit mengalami masalah-masalah tersebut.

  • Laser Erbium

Metode perawatan laser ini ditujukan untuk membantu mengatasi keriput, age spots, dan garis halus pada wajah dengan menstimulasi kulit membentuk kolagen lebih banyak.

  • Laser IPL

Laser IPL (Intense Pulse Light) biasanya digunakan untuk mengatasi masalah-masalah kulit seperti rosacea dan hiperpigmentasi. Prosedur ini juga efektif untuk mengatasi kerusakan kulit akibat jerawat dan paparan sinar matahari.

  • Laser Fraksional

Praktisi kesehatan kulit biasanya akan menyarankan perawatan laser jenis ini untuk menghilangkan tanda-tanda penuaan dini pada wajah.

Manfaat Perawatan Laser

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan melakukan perawatan kulit menggunakan teknologi laser, diantaranya:

  • menghilangkan keriput dan garis halus pada kulit wajah
  • menghilangkan noda hitam akibat jerawat
  • menyamarkan bekas luka pada kulit wajah
  • menghilangkan bintik atau bercak kecoklatan yang muncul pada kulit wajah akibat penuaan
  • meratakan warna kulit wajah
  • menghilangkan kutil
  • mengurangi produksi minyak berlebih dengan mengecilkan kelenjar minyak pada wajah dan mengecilkan pori-pori
  • mengencangkan kulit wajah
  • membuat tampilan lebih muda dengan mengencangkan sudut-sudut mata

Siapa Yang Boleh?

Secara umum, perawatan kulit dengan menggunakan laser bisa dilakukan pada semua orang dengan masalah seperti terdapat keriput halus atau kerutan pada kulit. Anda juga bisa melakukan perawatan dengan laser jika mengalami bercak atau bintik pada wajah karena penuaan. Warna kulit yang tidak merata juga bisa diatasi dengan perawatan laser. Selain itu, Anda juga bisa menjalani prosedur ini apabila mengalami kerusakan kulit karena paparan sinar matahari atau memiliki noda bekas jerawat.

Meskipun treatment laser cenderung aman, tidak semua orang diperbolehkan untuk menjalani prosedur ini. Kelompok orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau penyakit autoimun sebaiknya tidak melakukan perawatan kulit dengan laser. Selain memiliki penyakit autoimun, Anda juga tidak boleh menerima perawatan laser apabila mengalami kondisi seperti berikut ini:

  • rentan terinfeksi herpes
  • sedang hamil atau menyusui
  • rentan terbentuk jaringan parut
  • sedang mengkonsumsi obat isotretinoin (paling tidak setahun terakhir)
  • warna kulit cenderung lebih gelap
  • pernah menerima prosedur radioterapi pada wajah

Persiapan Sebelum Perawatan Laser 

Sebelum melakukan perawatan kulit dengan menggunakan laser, pastikan Anda melakukan beberapa persiapan berikut.

  • Mengecek riwayat kesehatan dan menginformasikan kepada dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.
  • Melakukan persiapan fisik untuk memastikan kondisi kulit siap untuk menerima perawatan laser dan menentukan area mana yang akan dilaser.
  • Mengkonsumsi antivirus untuk mencegah infeksi.
  • Menggunakan tabir surya dan menghindari paparan sinar matahari sebelum dilakukan prosedur laser.
  • Berhenti merokok 2 minggu sebelum dan sesudah dilakukan tindakan.

Berapa Lama Efeknya?

Efek yang dirasakan setelah perawatan laser bisa berbeda antar individu tergantung beberapa faktor, diantaranya besar dan dalamnya kulit yang akan dilaser. Akan tetapi, efek tersebut pada umumnya bisa dirasakan selama 3 sampai 10 hari. Jika area kulit yang dilaser cukup dalam dan besar, maka efek yang dirasakan bisa berlangsung selama 3 minggu.

Sebelum melakukan perawatan laser, Anda harus tahu bahwa selama proses pemulihan kulit akan mengalami beberapa hal. Pengelupasan kulit ringan, kulit berkeropeng, ataupun kemerahan kemungkinan akan terjadi setelah dilakukan perawatan. Pada umumnya, penggunaan kompres dari es batu dapat membantu mengatasi efek laser dan mengurangi pembengkakan pada kulit.

Efek Samping 

Meskipun memberikan banyak manfaat, treatment laser juga memiliki beberapa efek samping yang harus diwaspadai.

  1. Kulit Kemerahan dan Bengkak

Kulit kemerahan dan bengkak merupakan salah satu efek samping paling umum dari perawatan laser. Selain itu, ada kemungkinan jika kulit Anda mengalami gatal-gatal setelah prosedur ini dilakukan. Tergantung dengan jenis perawatan laser yang Anda pilih, efek samping ini bisa berlangsung beberapa hari atau beberapa bulan setelah dilakukan perawatan.

  1. Muncul Jerawat

Seringkali dokter akan memberikan produk krim tertentu untuk dioleskan pada kulit setelah prosedur perawatan laser dilakukan. Tidak hanya krim, dokter juga terkadang memberikan perban untuk menutupi bekas luka akibat laser. Produk krim dan perban inilah yang terkadang menyebabkan jerawat dan milia (bintik-bintik kecil) pada kulit.

  1. Perubahan Warna pada Kulit

Pasca perawatan laser, kulit terkadang juga mengalami perubahan warna. Biasanya, warna kulit yang terkena laser akan lebih terang atau gelap beberapa minggu setelah perawatan. Akibatnya, warna kulit Anda mungkin akan terlihat tidak merata setelah prosedur dilakukan.

  1. Infeksi

Treatment laser juga bisa menyebabkan infeksi akibat luka yang ditimbulkan. Luka karena perawatan laser yang tidak tertangani dengan baik inilah yang dapat memicu timbulnya bakteri, jamur, dan virus. Akibatnya, infeksi pada area kulit yang dilaser lebih rentan terjadi.

Post a comment